Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Haru Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan

Kisah Haru Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan - Siapa tak kenal Pratama Arhan, pemain Timnas Indonesia yang menjadi Man of the Match pada laga Timnas Indonesia vs Malaysia. Ada kisah menarik tentang pemain Timnas yang satu ini, yakni kisah Haru Ibu Pratama Arhan yang berjualan sayur dan berutang demi profesi anaknya.

Pratama Arhan berperan penting dalam transisi timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2020. Namun di balik itu semua, ada perjuangan berat yang harus dilakukan orang tua dan keluarganya.

Pertandingan yang tidak mungkin dilewatkan oleh keluarga kecil Pratama Arhan yang berdomisili di Blora, Jawa Tengah. Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan suasana nonton bareng di rumah utama Arhan.

Kisah Haru Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan

Timnas Indonesia

Saat itu, tergambar jelas rasa senang dan bangga Surati, ibunda utama Arhan. Ia tampak bahagia saat putranya mencetak gol indah ke gawang kiper Malaysia Khairul Fahmi.

Jauh sebelum momen kebanggaan ini, Ibu Surati menjadi salah satu sosok penting di balik karir utama Arhan di dunia sepakbola.

Sepanjang perjalanan, ada juga sederet kisah yang menyentuh. Pasalnya, perempuan berusia 44 tahun itu telah memberikan kontribusi besar bagi perjuangan utama Arhan menjadi pesepakbola.

Demi membawa anaknya mencapai cita-citanya, Bu Surati harus berjuang sekuat tenaga. Hasil menanam dan menjual sayuran digunakan untuk menunjang karir sepakbola sang anak.

Bahkan, ada kenangan lucu saat Pratama Arhan hendak mengikuti latihan bersama Sekolah Sepak Bola Terang Bangsa di Blora.

Saat itu Ibu Surati membeli sepasang sepatu bola dengan harga Rp. 25 ribu. Namun, saat pertama kali dipakai, sepatu itu sudah rusak.

Perjuangan Bu Surati untuk mengenalkan anaknya pada dunia sepak bola tidak berhenti sampai di situ. Karena ia harus berutang untuk membiayai Arhan Pratama.

“Sebulan sekali ada tiga turnamen, dan setiap kali turnamen Bu Surati harus mengeluarkan biaya. Biaya yang dikeluarkan setiap turnamen yang diadakan SSB tersebut berkisar Rp 400.000 hingga Rp 500.000.

Profil Pemain

Pratama Arhan Alif Rifai (lahir 21 Desember 2001) adalah pemain sepak bola profesional Indonesia yang bermain sebagai bek kiri untuk klub Liga 1 PSIS Semarang, Indonesia. Dia terkenal dengan lemparan panjang dan tendangan bebasnya.

Karir Sepakbola

Pratama Arhan melakukan debutnya di PSIS Semarang pada Piala Menpora 2021, bermain 90 menit di keempat dari empat pertandingan timnya di turnamen menjelang musim Liga 1 2021. Dia mencetak dua gol dalam kompetisi itu, salah satunya adalah gol tendangan bebas. Tendangan yang merupakan salah satu gol terbaik di turnamen. 

Dia juga dianugerahi sebagai pemain muda terbaik turnamen. Arhan melakukan debut liga pada 4 September 2021 dalam pertandingan melawan Persela Lamongan.

Arhan melakoni debutnya bersama timnas Indonesia U19 melawan Bulgaria U19 dalam laga persahabatan pada 5 September 2020 di Kroasia. Dia memimpin tim yang sama selama pertandingan persahabatan lainnya dalam pelatihan dua bulan di Kroasia, kali ini pertandingan sama kuat antara Indonesia dengan tim U-19 Makedonia Utara. 

Dia mendapat undangan untuk bergabung dengan tim nasional sepak bola Indonesia pada Mei 2021. Dia memulai debutnya dalam pertandingan persahabatan pada 25 Mei 2021 di Dubai melawan Afghanistan.

Posting Komentar untuk "Kisah Haru Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan"