Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Video Selebrasi Timnas Indonesia Yang Tak Disiarkan Di Televisi

Video Selebrasi Timnas Indonesia Yang Tak Disiarkan Di Televisi - Timnas Indonesia sukses melibas tuan rumah Singapura dengan skor akhir 4-2. Bermain dengan tempo yang sangat tinggi membuat beberapa drama tercipta seperti hilangnya tiga pemain timnas Singapura di laga ini.

Hal ini tentunya menghebohkan banyak pihak setelah kemenangan yang sangat krusial ini. Ada beberapa video yang tidak disiarkan di televisi saat kemenangan Indonesia vs Singapura 4-2 tadi malam (25/12), yaitu video selebrasi Timnas Indonesia di ruang ganti.

Sebelum kita sama-sama menyaksikan video selebrasi Timnas Indonesia, alangkah baiknya kita mengenal lebih jauh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong

Video Selebrasi Timnas Indonesia Yang Tak Disiarkan Di Televisi

Timnas Indonesia
Instagram@timnasindonesiainfo

Siapakah Shin Tae-yong?

Shin Tae-yong (bahasa Korea: 신태용; lahir 11 Oktober 1970) Ia adalah mantan pemain sepak bola yang kini menjadi pelatih timnas Indonesia dan mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia Rusia 2018.

Marganya adalah Shin; Shin merupakan salah satu marga untuk masyarakat Korea.

Karier kepelatihan Shin Tae-young sangat sukses di level klub dan ketika dia memimpin tim nasional Korea Selatan.

Satu-satunya klub yang memiliki kontak langsung dengan Shin Tae Young adalah Seongnam Ilhwa Chunma dari 2008 hingga 2012.

Klub, yang sekarang bernama Seongnam FC, berkompetisi di ajang paling penting di K-League (K-League 1), dan membawanya untuk memenangkan Liga Champions AFC edisi 2010 dan Piala KFA pada 2011.

Shin Tae-young kemudian menghabiskan waktunya untuk menjalani latihan bersama tim nasional Korea Selatan baik di tingkat usia muda maupun dewasa.

Seperti membawa tim U-23 Korsel ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, serta mendampingi Korsel U-20 ke Piala Dunia U-20 2017 di Selandia Baru.

Dua pelatih timnas senior yang mendampinginya adalah Hong Myung-bo dan Uli Stielike dari 2014 hingga 2017.

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kemudian menunjuk Shin Tae-young untuk memimpin tim nasional senior, menyusul pemecatan Stielike pada Juli 2017.

Momentum besar yakni Piala Dunia 2018, langsung menjadi ujian bagi Shin Tae Young saat menjadi kapten Taeguk Warriors usai era Uli Stielike.

Meski akhirnya gagal lolos dari penyisihan Grup F, setelah kalah dari Swedia dan Meksiko, tim Korea Selatan membawa kembali kenangan indah dari peristiwa tersebut.

Catatan positif yang dimaksud adalah kemenangan dramatis 2-0 atas Jerman di pertandingan terakhir penyisihan grup.

Kebiasaan Unik Shin Tae-yong

Shin Tae Young adalah seorang pelatih yang memiliki kebiasaan unik sebelum bertanding dengan timnya.

Dia suka memuji lawan potensialnya. Jelang laga Timnas Indonesia-Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020, Sabtu (25/12) tadi malam, pria berusia 52 tahun itu juga tidak jumawa.

Menurut pelatih Korsel itu, performa pemain Singapura terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan. Indonesia merasakan peningkatan saat leg pertama imbang 1-1.

"Penampilan pemain Singapura lebih baik di leg pertama semifinal daripada di penyisihan grup. Singapura kuat dan bagus," kata Shin Tae-young.

Pelatih yang suka mengubah strategi itu menjelaskan, ada empat pemain Singapura yang menonjol. Pemain pertama No. 9 Ikhsan Fandi. Pemain yang berhasil mebobol gawang Indonesia pada leg pertama merupakan penyerang yang pantang menyerah dan memiliki keunggulan dalam beradu dengan para pemain bertahan Indonesia.

Pemain No. 15 Song Ui Young, pemain naturalisasi dari Korea Selatan. Pemain berusia 28 tahun itu sudah menjadi salah satu ruh permainan Singapura. Jenis pertandingan yang diidentifikasi oleh Song di leg pertama.

Di sektor bek, ada dua pemain yang mendapat perhatian Shin Tae-young karena permainannya yang bagus, pertahanan Singapura sulit ditembus.

 "No. 21 (Safuwan Baharudin) dan 17 (Irfan Fandi), mereka bermain bagus," kata Shin Tae Young. Namun, bukan berarti Indonesia akan menyerah sebelum kompetisi.

"Kami akan bekerja lebih keras karena Singapura adalah tim dengan pemain berkualitas," katanya.

Mari sama-sama kita doakan yang terbaik bagi Timnas Indonesia di gelaran piala AFF Suzuki Cup 2020.

Link video selebrasi Timnas Indonesia dikutip dari channel youtube Gila Bola klik disini Video Selebrasi Timnas Indonesia


 


Posting Komentar untuk "Video Selebrasi Timnas Indonesia Yang Tak Disiarkan Di Televisi"